Billkiss Rilis Single Original Hipdut “Wanna Be With My Bubu”, Eksplorasi Genre Baru Penuh Nuansa Bucin

Band asal Bogor, Billkiss, kembali mengejutkan penikmat musik tanah air dengan merilis single terbaru berjudul “Wanna Be With My Bubu”. Lagu yang resmi diluncurkan pada Jumat, 28 Agustus 2026, ini menandai langkah signifikan Billkiss dalam mengeksplorasi genre hipdut melalui karya orisinal, bukan sekadar remix dari lagu lama.

Hadir dengan nuansa romantis, ceria, dan penuh energi “bucin” (budak cinta), Wanna Be With My Bubu kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital. Rilisan ini menjadi bukti komitmen Helvi dan Maulin, dua personel Billkiss, untuk terus bereksperimen mencari warna musik baru tanpa terpaku pada satu identitas genre.

 

Dari Remix ke Original: Sebuah Langkah Berani di Tengah Gempuran Hipdut

Sebelumnya, Billkiss dikenal sukses membawakan ulang lagu-lagu hits seperti “25 Jam” dan “Tahta” dalam versi remix dan koplo. Namun, untuk Wanna Be With My Bubu, duo ini memilih pendekatan berbeda.

“Kita tahu saat ini gempuran lagu hipdut sedang ramai-ramainya. Kami merasa harus punya lagu hipdut original, bukan dari lagu yang sudah dirilis sebelumnya,” ujar Helvi, bassist sekaligus songwriter Billkiss, dalam keterangan resminya.

Bagi Helvi, ketertarikan terhadap hipdut tidak hanya didorong oleh tren pasar, melainkan hasrat kreatif untuk menemukan sisi lain dari karakter musik Billkiss. “Kenapa hipdut? Kami senang bereksperimen menemukan warna lain dari Billkiss. Dan seseru itu ketika hasilnya sudah jadi,” tambahnya.

 

Kolaborasi Kreatif dengan Songwriter Ratu Mayang Sari

Di balik keseruan irama hipdut tersebut, terdapat cerita kolaborasi yang menarik. Wanna Be With My Bubu sebenarnya merupakan ciptaan Ratu Mayang Sari, sahabat dekat Helvi. Lagu ini lahir dari proses penulisan Ratu yang kala itu sedang aktif menciptakan berbagai tema, mulai dari galau hingga kebahagiaan jatuh cinta.

“Lagi maraknya lagu hipdut dan memang lebih cepat kalau nulis lagu happy, jadilah lagu ini,” ungkap Ratu. Awalnya, Ratu tidak menulis lagu ini khusus untuk Billkiss, namun ia berharap lagu tersebut dibawakan oleh musisi yang cocok secara vokal dan karakter.

Melihat potensi lagu tersebut, Helvi tertarik untuk membawakannya bersama Billkiss. Ratu pun merasa keputusan itu tepat karena mengetahui karakter musik Billkiss yang sedang berada di fase “centil” dan romantisme. “Karena aku udah tahu Billkiss dan lagu-lagunya dari awal, jadi memang ngerasa cocok kalau dibawain Billkiss,” kata Ratu.

 

Adaptasi Lirik dan Musik: Tetap Orisinal, Khas Billkiss

Meski berasal dari songwriter lain, Billkiss tidak serta merta menyanyikan lagu tersebut apa adanya. Proses adaptasi dilakukan agar lagu tetap memiliki identitas khas Billkiss. Beberapa bagian lirik yang dirasa terlalu eksplisit diubah setelah mendapat izin dari Ratu, termasuk penyesuaian aransemen musik pada bagian refrain.

Maulin, vokalis Billkiss, menjelaskan bahwa perubahan tersebut adalah bagian integral dari proses kreatif. Hasilnya, Wanna Be With My Bubu menawarkan interpretasi segar tanpa menghilangkan esensi dasar lagu tentang euforia jatuh cinta.

“Lagu terbaru Billkiss ini sebagai salah satu karya mereka yang paling bucin. Semua pasangan yang lagi butterfly era cocok banget sama lagu ini,” jelas Helvi.

 

Diproduseri Acoy, Bidik Album Kedua dan Tur Nasional

Dari sisi produksi, Wanna Be With My Bubu digarap di Lancar Jaya Studio di bawah produser M. Aditia Sahid (Acoy), gitaris Rocker Kasarung dan Band OmOm. Proses rekaman berjalan lancar dan menghasilkan kualitas audio yang jernih dan energik.

Meski sukses masuk ke ranah hipdut, Billkiss menegaskan bahwa genre ini belum tentu menjadi arah utama mereka selanjutnya. “Bisa ya, bisa tidak. Kami senang bereksperimen. Kami ingin membuat lagu dengan genre-genre baru,” tegas Helvi.

Ke depan, Billkiss memiliki target ambisius. Selain terus merilis single, duo ini tengah mengejar penyelesaian album kedua, mengejar angka streaming jutaan pendengar, dan yang paling dinanti-nantikan: Tur Keliling Indonesia.

“Kami ingin sekali tour. Karya baru, karya baru, dan karya baru terus,” tutup Helvi optimis.

 

Tentang Billkiss:

Billkiss adalah duo musik asal Bogor yang beranggotakan Helvi (Bassist/Songwriter) dan Maulin (Vokalis). Dikenal dengan semangat eksplorasi musik yang tinggi, Billkiss konsisten menghadirkan karya dengan karakter unik, menggabungkan elemen pop, dangdut modern, dan eksperimen genre lainnya untuk menjangkau pendengar yang lebih luas.

Dengarkan “Wanna Be With My Bubu” sekarang di Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan platform streaming digital lainnya.

Rekomendasi